Info Seleksi Resmi PA PK TNI TA 2026

PA PK TNI 2026 Gelombang II: Syarat, 55 Jurusan yang Dibutuhkan, dan Batas Pendaftaran 20 Oktober

Redaksi Patriot Muda Diperbarui 5 Oktober 2026 Dicek ke dokumen resmi 5 Oktober 2026 6 menit baca
Alutsista TNI darat, laut, dan udara
Sumber foto: Rekrutmen TNI, rekrutmen-tni.mil.id

Ringkasan

PA PK TNI 2026 Gelombang II dibuka untuk lulusan D4/S1, S1 profesi/S2, dan dokter spesialis. Pendaftaran berlangsung 16 September-20 Oktober 2026. Tinggi badan minimal pria 163 cm dan wanita 157 cm. Usia maksimal 28 tahun untuk D4/S1, 30 tahun untuk S1 profesi/S2, dan 35 tahun untuk dokter spesialis pada saat pembukaan Dikma. Tersedia 55 jurusan yang dibutuhkan. Ikatan Dinas Pertama 10 tahun setelah dilantik.

Ringkasan Cepat PA PK TNI 2026 Gelombang II

PA PK TNI 2026 Gelombang II adalah penerimaan Perwira Prajurit Karier TNI untuk lulusan D4/S1, S1 profesi/S2, dan dokter spesialis. Pendaftaran dibuka 16 September sampai 20 Oktober 2026. Artikel ini merangkum syarat, 55 jurusan yang dibutuhkan, jadwal, biaya, dan cara daftar dari pengumuman resmi TNI. Jumlah formasi, tanggal seleksi lanjutan, dan biaya pendaftaran tidak disebutkan dalam pengumuman.

HalKetentuan
InstansiTNI (Tentara Nasional Indonesia)
Nama seleksiPA PK TNI Gelombang II TA 2026
Periode pendaftaran16 September – 20 Oktober 2026
Batas usiaMaksimal 28 tahun (D4/S1), 30 tahun (S1 profesi/S2), 35 tahun (dokter spesialis) pada saat pembukaan Dikma
Tinggi badanPria minimal 163 cm, wanita minimal 157 cm
Jurusan55 jurusan/prodi sesuai kebutuhan TNI
Biaya pendaftaranTidak disebutkan dalam pengumuman
Cara daftarBuat akun di portal resmi rekrutmen TNI
Ikatan dinasIkatan Dinas Pertama (IDP) 10 tahun setelah dilantik

Apa Saja Syarat Umum dan Khusus PA PK TNI 2026?

Untuk mendaftar PA PK TNI 2026 Gelombang II, kamu harus memenuhi syarat umum dan khusus berikut. Syarat umum berlaku untuk semua pendaftar, sedangkan syarat khusus mencakup tinggi badan, usia, nilai, dan ketentuan pendidikan.

Syarat Umum

  • Warga negara Indonesia pria/wanita, bukan prajurit TNI/Polri/PNS.
  • Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (menganut salah satu agama / penghayat kepercayaan).
  • Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  • Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba.
  • Telah lulus dan berijazah D4 / S1 / S1 profesi dan S2 dengan jurusan/program studi sesuai kebutuhan TNI.
  • Akreditasi universitas dan jurusan / program studi minimal "B" / Baik Sekali (saat lulus).
  • Belum pernah menikah, dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama (Dikma), kecuali jurusan kedokteran umum dan dokter spesialis, namun bagi wanita sanggup tidak hamil selama dalam pendidikan pertama (Dikma).
  • Bersedia ditugaskan diseluruh wilayah NKRI.
  • Bagi yang sudah bekerja harus mendapat persetujuan dari instansinya dan sanggup membuat pernyataan diberhentikan dengan hormat dari pimpinan instansi yang bersangkutan bila lulus seleksi dan masuk Dikma.
  • Membawa surat keterangan bebas narkoba dan surat kesehatan dari rumah sakit pemerintah.
  • Bagi yang memperoleh UAZAH dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud Ristek serta dilengkapi transkip akademik hasil konversi nilai luar negeri kedalam transkip dalam negeri.
  • Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri.
  • Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya kecuali yang disebabkan ketentuan agama/adat dan melampirkan surat keterangan dari ketua agama/adat.
  • Bersedia menjalani ikatan dinas pertama (IDP) selama 10 tahun dihitung mulai saat dilantik menjadi perwira.
  • Memiliki kartu BPJS.

Syarat Khusus

  • Tinggi badan: pria minimal 163 cm, wanita minimal 157 cm, dengan berat badan seimbang.
  • Usia maksimal: 28 tahun untuk D4/S1, 30 tahun untuk S1 profesi/S2, dan 35 tahun untuk dokter spesialis pada saat pembukaan Dikma.
  • IPK: minimal 2,80 untuk jurusan/program studi akreditasi "A" / Unggul, dan minimal 3,00 untuk akreditasi "B" / Baik Sekali.
  • Kedokteran: bagi calon dari jurusan kedokteran spesialis, kedokteran umum, kedokteran gigi dan kedokteran hewan telah lulus dan berijazah S-1 profesi dari perguruan tinggi negeri atau swasta dengan melampirkan fotokopi sertifikat akreditasi BAN PT/LAM PT serta telah lulus uji kompetensi dokter. Bagi dokter spesialis/PPDS melampirkan ijazah/sertifikat spesialis atau surat keterangan sedang menjalani PPDS (semester 7/lulus kurang dari 1 tahun).
  • Akreditasi: membawa fotocopy sertifikat akreditasi universitas dan program studi yang dikeluarkan oleh BAN PT.

55 Jurusan Apa Saja yang Dibutuhkan PA PK TNI 2026?

PA PK TNI 2026 Gelombang II membutuhkan lulusan dari 55 jurusan/program studi. Daftar jurusan ini diambil dari brosur resmi TNI. Berikut daftar lengkapnya:

  1. Kedokteran Spesialis (Profesi)
  2. Kedokteran Umum
  3. Kedokteran Gigi
  4. Kedokteran Hewan
  5. Apoteker/Farmasi
  6. Analis Kesehatan
  7. Fisika (Konsentrasi Medis)
  8. Radiologi
  9. Fisioterapi
  10. Rekam Medis/Rekam Medik
  11. Gizi
  12. Psikologi (Profesi Psikolog)
  13. Magister Profesi Psikolog
  14. Ilmu Pertanian
  15. Teknik Pertanian
  16. Agronomi dan Hortikultura
  17. Penyuluhan Pertanian Lahan Kering
  18. Budidaya Perairan/Akuakultur
  19. Perikanan
  20. Permesinan Perikanan
  21. Transportasi Laut
  22. Ilmu Industri dan Peternakan
  23. Teknologi Hasil Ternak/Produksi Ternak
  24. Teknik Sipil
  25. Teknik Arsitektur
  26. Teknik Mesin
  27. Pendidikan Teknik Otomotif
  28. Teknik Kimia
  29. Teknik Metalurgi
  30. Teknik Nuklir
  31. Teknik Elektro
  32. Teknik Elektro Arus Kuat
  33. Teknik Elektro Arus Lemah
  34. Teknik Elektronika
  35. Teknik Informatika
  36. Teknik Komputer dan Jaringan
  37. Sistem Informasi
  38. Rekayasa Kriptografi
  39. Rekayasa Keamanan Siber
  40. Teknik Mesin Pesawat
  41. Teknik Penerbangan/Teknik Dirgantara
  42. Teknik Geodesi
  43. Geografi
  44. Meteorologi
  45. Ilmu Keolahragaan
  46. Pendidikan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan
  47. Kriminologi
  48. Administrasi Publik
  49. Hubungan Internasional
  50. Bahasa/Sastra Inggris
  51. Sastra Rusia
  52. Bahasa dan Sastra Perancis
  53. Desain Grafis
  54. Teknik Multimedia dan Jaringan
  55. Pendidikan Agama Hindu

Kapan Jadwal dan Tahapan Seleksi PA PK TNI 2026 Gelombang II?

Pendaftaran PA PK TNI 2026 Gelombang II dibuka 16 September 2026 dan ditutup 20 Oktober 2026. Setelah pendaftaran, ada beberapa tahapan seleksi yang harus dilalui.

TahapTanggal
Pendaftaran16 September – 20 Oktober 2026
Seleksi Tingkat DaerahTidak disebutkan
Seleksi Tingkat PusatTidak disebutkan
Pendidikan Pertama (Dikma)Tidak disebutkan
Prasetya PerwiraTidak disebutkan

Tahapan seleksi PA PK TNI 2026 Gelombang II adalah:

  1. Pendaftaran: buat akun dan lengkapi data diri melalui portal resmi rekrutmen TNI.
  2. Seleksi Tingkat Daerah: pemeriksaan dan pengujian tingkat daerah di lokasi terdekat dari domisili.
  3. Seleksi Tingkat Pusat: pemeriksaan dan pengujian tingkat pusat di lokasi yang ditentukan panitia.
  4. Pendidikan Pertama: program pendidikan khusus TNI untuk membentuk warga negara pilihan menjadi perwira militer.
  5. Prasetya Perwira: peserta yang lulus Dikmapa akan dilantik melalui upacara Prasetya Perwira (Praspa).

Berapa Biaya dan Bagaimana Cara Daftar PA PK TNI 2026?

Biaya pendaftaran PA PK TNI 2026 Gelombang II tidak disebutkan dalam pengumuman resmi. Cara mendaftar hanya satu langkah: buat akun dan lengkapi data diri melalui portal resmi rekrutmen TNI di https://papk.rekrutmen-tni.mil.id/pendaftaran/login.

Dokumen Apa Saja yang Harus Disiapkan untuk PA PK TNI 2026?

Berikut dokumen yang harus disiapkan calon pendaftar PA PK TNI 2026 Gelombang II:

  • Fotokopi sertifikat akreditasi universitas dan program studi yang dikeluarkan oleh BAN PT.
  • Surat keterangan bebas narkoba dan surat kesehatan dari rumah sakit pemerintah.
  • Surat keterangan tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri.
  • Surat keterangan dari ketua agama/adat (jika memiliki tato/tindik karena ketentuan agama/adat).
  • Kartu BPJS.
  • Bagi calon dari jurusan kedokteran: fotokopi sertifikat akreditasi BAN PT/LAM PT, hasil uji kompetensi dokter, ijazah/sertifikat spesialis atau surat keterangan sedang menjalani PPDS.

Apa Saja yang Belum Diumumkan dalam PA PK TNI 2026 Gelombang II?

Beberapa informasi penting belum diumumkan dalam pengumuman PA PK TNI 2026 Gelombang II:

  • Tanggal seleksi tingkat daerah, seleksi tingkat pusat, pengumuman hasil, dan pendidikan pertama PA PK.
  • Jumlah formasi/kuota per jurusan, per matra (TNI AD, TNI AL, TNI AU), maupun total.
  • Jenis tes seleksi tingkat daerah dan tingkat pusat, bobot, dan ambang batasnya.
  • Batas usia minimal (hanya usia maksimal yang disebutkan). Tanggal pembukaan Dikma sebagai patokan usia juga tidak disebutkan.
  • Biaya pendaftaran.
  • Pembagian ke matra setelah lulus.
  • Ketentuan mata/kacamata dan buta warna (hanya disebut "sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba").

Apa Langkah Berikutnya Setelah Membaca Ringkasan Ini?

Setelah memahami syarat dan jadwal PA PK TNI 2026 Gelombang II, kamu bisa melakukan langkah berikut:

  1. Periksa kembali apakah usiamu memenuhi batas maksimal (28, 30, atau 35 tahun) pada saat pembukaan Dikma. Tanggal pembukaan Dikma belum diumumkan, jadi pantau situs resmi.
  2. Ukur tinggi badan: pria minimal 163 cm, wanita minimal 157 cm.
  3. Siapkan dokumen yang disebutkan di atas, terutama surat keterangan bebas narkoba, surat kesehatan, dan SKCK.
  4. Buat akun di portal resmi rekrutmen TNI sebelum batas akhir 20 Oktober 2026.

Jika kamu butuh panduan lebih lanjut, kamu bisa konsultasi gratis dengan konsultan Patriot Muda.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa batas usia maksimal PA PK TNI 2026 Gelombang II?+

Batas usia maksimal PA PK TNI 2026 Gelombang II adalah 28 tahun untuk lulusan D4/S1, 30 tahun untuk S1 profesi/S2, dan 35 tahun untuk dokter spesialis, dihitung pada saat pembukaan Dikma. Batas usia minimal tidak disebutkan dalam pengumuman.

Berapa tinggi badan minimal untuk PA PK TNI 2026?+

Tinggi badan minimal PA PK TNI 2026 adalah 163 cm untuk pria dan 157 cm untuk wanita, dengan berat badan seimbang.

Kapan pendaftaran PA PK TNI 2026 Gelombang II ditutup?+

Pendaftaran PA PK TNI 2026 Gelombang II ditutup pada 20 Oktober 2026. Pendaftaran dibuka sejak 16 September 2026.

Berapa biaya pendaftaran PA PK TNI 2026?+

Biaya pendaftaran PA PK TNI 2026 Gelombang II tidak disebutkan dalam pengumuman resmi.

Jurusan apa saja yang dibutuhkan PA PK TNI 2026?+

PA PK TNI 2026 membutuhkan 55 jurusan, termasuk kedokteran, teknik, fisika, dan bahasa. Daftar lengkapnya ada di brosur resmi TNI.

Apakah ada batas usia minimal untuk PA PK TNI 2026?+

Pengumuman PA PK TNI 2026 tidak menyebutkan batas usia minimal. Hanya batas usia maksimal yang diatur.

Sumber resmi

Informasi resmi tetap mengacu ke situs panitia; ketentuan bisa berubah sewaktu-waktu. Artikel ini dicek ke dokumen di atas pada 5 Oktober 2026.

Bagikan artikel ini WhatsApp Facebook X Telegram LinkedIn Threads
Konsultasi persiapan sekarang
Konsultasi Sekarang!