Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026: Tahapan dan Bobot Nilai Setelah SKD
Ringkasan
Hasil SKD SIPENCATAR Kemenhub 2026 sudah diumumkan lewat PG-BPSDMP 07 Tahun 2026. Peserta berstatus P/L, PA/L, dan RP/L wajib registrasi ulang dan memilih satu dari 16 titik lokasi Seleksi Lanjutan sampai 11 Oktober 2026 pukul 18.00 WIB. Seleksi lanjutan meliputi tes kesehatan dan penilaian performa fisik, psikotes, tes kebugaran jasmani transportasi, wawancara, dan penilaian prestasi OSN/O2SN. Tes kesehatan dan psikotes bersifat menggugurkan. Bobot nilai: SKD 60%, tes kebugaran 15%, wawancara 15%, prestasi 10%. Tanggal pasti tiap tes dan biaya pendidikan belum diumumkan.
Ringkasan Cepat SIPENCATAR Kemenhub 2026
Seleksi Penerimaan Calon Taruna Pola Pembibitan Perguruan Tinggi Kementerian Perhubungan (SIPENCATAR Kemenhub) Tahun Akademik 2026/2027 membuka 891 formasi. Pendaftaran online melalui SSCASN BKN berlangsung 18-30 Agustus 2026 dan sudah ditutup. Hasil SKD sudah diumumkan lewat Pengumuman Nomor PG-BPSDMP 07 Tahun 2026 tanggal 7 Oktober 2026. Bagi peserta yang lolos, registrasi ulang dan pemilihan lokasi Seleksi Lanjutan diperpanjang sampai 11 Oktober 2026 pukul 18.00 WIB (Pengumuman PG-BPSDMP 08 Tahun 2026). Artikel ini membahas tahapan seleksi lanjutan setelah SKD beserta bobot nilainya. Hal yang belum diumumkan, seperti tanggal pasti tiap tahap dan biaya pendidikan, dijelaskan di bagian akhir.
| Hal | Ketentuan |
|---|---|
| Instansi | Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan (Sekdin Kemenhub) |
| Penyelenggara | Kementerian Perhubungan |
| Nama seleksi | SIPENCATAR Kemenhub Tahun Akademik 2026/2027 |
| Total formasi | 891: Pola Pembibitan Kemenhub 217, Kemenhub OAP 8, Pemerintah Daerah 661, Pemerintah Daerah OAP 5 |
| Penempatan setelah lulus | Formasi Kemenhub bersedia ditempatkan di UPT Kemenhub; penempatan formasi Pemda tidak diatur |
| Tahapan seleksi | Administrasi, SKD, tes kesehatan, psikotes, tes kebugaran, wawancara, penilaian prestasi |
| Biaya pendaftaran | Rp200.000 per perguruan tinggi, tidak dapat dikembalikan |
| Hasil SKD | Sudah diumumkan (PG-BPSDMP 07 Tahun 2026, 7 Oktober 2026); yang ikut Seleksi Lanjutan berstatus P/L, PA/L, atau RP/L |
| Lokasi Seleksi Lanjutan | 16 titik lokasi, dipilih peserta saat registrasi ulang |
| Belum diumumkan | Tanggal pasti Seleksi Tahap III, pengumuman hasil, dan kelulusan akhir; biaya pendidikan |
Apa Saja Tahapan Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026 Setelah SKD?
Setelah SKD, tahapan seleksi lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026 adalah tes kesehatan dan penilaian performa fisik, psikotes, tes kebugaran jasmani transportasi, wawancara, dan penilaian prestasi OSN/O2SN. Tes kesehatan dan psikotes bersifat menggugurkan. Tes kebugaran, wawancara, dan penilaian prestasi diberi bobot nilai, bersama SKD yang berbobot 60%.
- Tes Kesehatan dan Penilaian Performa Fisik (Oktober): Pemeriksaan kesehatan dan performa fisik. Penilaian: menggugurkan. Nilai ambang tidak diatur di pengumuman.
- Psikotes (Oktober): Tes psikologi. Penilaian: menggugurkan. Nilai ambang tidak diatur di pengumuman.
- Tes Kebugaran Jasmani Transportasi (Oktober): Tes kebugaran jasmani. Penilaian: bobot 15%. Nilai ambang tidak diatur di pengumuman.
- Wawancara (Oktober): Wawancara. Penilaian: bobot 15%. Nilai ambang tidak diatur di pengumuman.
- Penilaian Prestasi OSN/O2SN (Oktober): Penilaian prestasi OSN/O2SN (opsional). Penilaian: bobot 10%. Nilai ambang tidak diatur di pengumuman.
Urutan tahapan ini mengikuti tabel jadwal pada Pengumuman Nomor PG-BPSDMP 02 Tahun 2026 yang terbit 15 Agustus 2026.
Bagaimana Tes Kebugaran Jasmani dalam SIPENCATAR Kemenhub 2026?
Tes Kebugaran Jasmani Transportasi dalam SIPENCATAR Kemenhub 2026 memiliki bobot 15% dari nilai akhir. Pengumuman tidak merinci komponen tes, standar kelulusan, atau nilai ambang untuk tahap ini.
Rincian materi atau item Tes Kebugaran Jasmani Transportasi tidak dirinci dalam pengumuman ini. Peserta disarankan memantau kanal resmi SIPENCATAR Kemenhub.
Bagaimana Penilaian Prestasi OSN dalam SIPENCATAR Kemenhub 2026?
Penilaian Prestasi OSN/O2SN dalam SIPENCATAR Kemenhub 2026 bersifat opsional dan memiliki bobot 10% dari nilai akhir. Hanya satu prestasi tertinggi yang dinilai.
Peserta yang memiliki prestasi OSN dan/atau O2SN pada jenjang SMA/sederajat dapat mengunggah sertifikat atau piagam sebagai dokumen persyaratan. Nilai prestasi dikonversi ke skala 0-100 sesuai tingkat kompetisi dan peringkat.
Berikut tabel konversi nilai prestasi OSN/O2SN berdasarkan tingkat kompetisi dan peringkat:
| Tingkat Kompetisi | Peringkat I | Peringkat II | Peringkat III |
|---|---|---|---|
| Nasional | 100 | 90 | 80 |
| Provinsi | 75 | 65 | 55 |
| Kabupaten/Kota | 50 | 40 | 30 |
Prestasi yang dinilai hanya dari ajang resmi Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), yaitu OSN dan O2SN, yang diperoleh selama di SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat. Kalau peserta mengunggah lebih dari satu dokumen, panitia hanya menilai prestasi dengan nilai tertinggi yang memenuhi syarat. Prestasi yang tidak mencantumkan peringkat secara jelas atau tidak bisa diverifikasi dapat tidak diberi nilai. Pengumuman juga menegaskan penilaian prestasi tidak menggantikan tahapan seleksi utama dan tidak menjamin kelulusan.
Bagaimana Membaca Hasil SKD SIPENCATAR Kemenhub 2026?
Hasil SKD SIPENCATAR Kemenhub 2026 diumumkan lewat Pengumuman Nomor PG-BPSDMP 07 Tahun 2026 tanggal 7 Oktober 2026. Status tiap peserta tercantum di kolom keterangan pada lampiran daftar hasil SKD. Hanya peserta berstatus P/L, PA/L, dan RP/L yang dapat mengikuti Seleksi Lanjutan.
| Status | Keterangan |
|---|---|
| P/L | Lulus Passing Grade dan Ikut Seleksi Lanjutan |
| PA/L | Lulus Passing Grade Afirmasi dan Ikut Seleksi Lanjutan |
| RP/L | Ikut Seleksi Lanjutan Berdasarkan Ranking |
| P | Lulus Passing Grade Namun Tidak Dapat Mengikuti Seleksi Lanjutan |
| PA | Lulus Passing Grade Afirmasi Namun Tidak Dapat Mengikuti Seleksi Lanjutan |
| RP | Afirmasi Berdasarkan Ranking Namun Tidak Dapat Mengikuti Seleksi Lanjutan |
| TL | Tidak Lulus Passing Grade dan Tidak Dapat Mengikuti Seleksi Lanjutan |
| TMS | Tidak Memenuhi Syarat |
| APS | Mengundurkan Diri |
| TH | Tidak Hadir SKD dan Tidak Dapat Mengikuti Seleksi Lanjutan |
Pengumuman menyebut hasil SKD bersifat final dan mengikat. Peserta yang dinyatakan tidak lulus tahap selanjutnya diberi kesempatan mengikuti SIPENCATAR Jalur Mandiri di Perguruan Tinggi Kementerian Perhubungan; ketentuannya ada di website masing-masing perguruan tinggi. Pengumuman juga mengingatkan bahwa pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apa pun adalah penipuan, dan dugaan pelanggaran dapat dilaporkan lewat bpsdm.kemenhub.go.id/helpdesk.
Kapan dan Bagaimana Registrasi Ulang Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026?
Peserta berstatus P/L, PA/L, dan RP/L wajib login ke Dashboard Peserta di sipencatar.kemenhub.go.id memakai nama pengguna dan kata sandi yang sama dengan akun SSCASN, lalu melakukan registrasi ulang dan memilih lokasi Seleksi Lanjutan. Menurut PG-BPSDMP 07 Tahun 2026, registrasi ulang semula berlangsung 7 sampai 9 Oktober 2026 dengan batas akhir 9 Oktober 2026 pukul 18.00 WIB.
Pengumuman Nomor PG-BPSDMP 08 Tahun 2026 tanggal 8 Oktober 2026 kemudian memperpanjang batas daftar ulang Seleksi Lanjutan sampai 11 Oktober 2026 pukul 18.00 WIB. Perpanjangan ini diberikan karena gangguan teknis pada jaringan Data Center Kementerian Perhubungan pada 8 Oktober 2026 yang mengganggu akses layanan aplikasi di domain kemenhub.go.id.
Saat registrasi ulang, peserta wajib melengkapi dan mengunggah:
- Pasfoto terbaru berwarna, latar belakang merah, menghadap ke depan, ukuran 4 x 6 cm (file maksimal 1 MB, format .jpg, .jpeg, atau .png).
- Alamat email alternatif yang aktif dan nomor HP yang dapat dihubungi.
- Surat Pernyataan Persetujuan Pemeriksaan Kesehatan bermeterai Rp10.000,00 (maksimal 2 MB, format .pdf).
- Daftar Riwayat Hidup (maksimal 2 MB, format .pdf).
Format surat pernyataan dan daftar riwayat hidup dapat diunduh di sipencatar.kemenhub.go.id/template. Jika peserta tidak memilih lokasi Seleksi Lanjutan sampai batas waktu, sistem akan menetapkan titik lokasi secara otomatis. Pilihan lokasinya ada 16 titik:
| No | Titik lokasi Seleksi Lanjutan | Kota/kabupaten |
|---|---|---|
| 1 | Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD | Kabupaten Bekasi |
| 2 | Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug | Kabupaten Tangerang |
| 3 | Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali | Tabanan |
| 4 | Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal | Kota Tegal |
| 5 | Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun | Kabupaten Madiun |
| 6 | Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang | Semarang |
| 7 | Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong | Kota Sorong |
| 8 | Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati | Kabupaten Aceh Besar |
| 9 | Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatera Barat | Kabupaten Padang Pariaman |
| 10 | Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sulawesi Utara | Kabupaten Minahasa Selatan |
| 11 | Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan | Kota Medan |
| 12 | Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya | Surabaya |
| 13 | Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Jayapura | Jayapura |
| 14 | Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang | Kota Palembang |
| 15 | Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar | Kota Makassar |
| 16 | Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat Mempawah | Kabupaten Mempawah |
Alamat lengkap tiap lokasi ada di Lampiran I pengumuman PG-BPSDMP 07 Tahun 2026. Pengumuman itu tidak menyebut tes mana yang dilaksanakan di lokasi mana.
Kapan Jadwal Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026?
Jadwal seleksi lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026 hanya ditulis dalam nama bulan, tanpa tanggal pasti. SKD dijadwalkan September-Oktober, Seleksi Tahap III dan Pengumuman Hasil Seleksi pada Oktober, serta Pengumuman Kelulusan Akhir pada Oktober-November.
| Tahap | Waktu |
|---|---|
| Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) | September - Oktober |
| Tes Kesehatan dan Penilaian Performa Fisik | Oktober |
| Psikotes | Oktober |
| Tes Kebugaran Jasmani Transportasi | Oktober |
| Wawancara | Oktober |
| Penilaian Prestasi OSN/O2SN | Oktober |
| Pengumuman Hasil Seleksi | Oktober |
| Pengumuman Kelulusan Akhir | Oktober - November |
Pengumuman jadwal SKD dilakukan pada 18-21 September 2026. Tanggal pasti untuk tahap selanjutnya belum diumumkan. Menurut PG-BPSDMP 07 Tahun 2026, jadwal, lokasi, dan ketentuan pelaksanaan Seleksi Lanjutan akan diumumkan pada pengumuman selanjutnya melalui sipencatar.kemenhub.go.id.
Apa Saja yang Belum Diumumkan dalam SIPENCATAR Kemenhub 2026?
Beberapa hal penting belum diumumkan dalam pengumuman SIPENCATAR Kemenhub 2026. Peserta perlu memantau kanal resmi untuk informasi terbaru.
- Tarif layanan akademik dan nonakademik (biaya pendidikan) setelah lulus.
- Tanggal pasti Seleksi Tahap III, Pengumuman Hasil Seleksi, dan Pengumuman Kelulusan Akhir.
- Pembagian tes per titik lokasi Seleksi Lanjutan (16 titik lokasinya sudah diumumkan, tetapi tes mana dilaksanakan di lokasi mana belum disebut).
- Rincian materi atau item tes kesehatan, penilaian performa fisik, psikotes, tes kebugaran jasmani transportasi, dan wawancara.
- Batas waktu dan tata cara teknis pembayaran biaya pendaftaran.
- Ikatan dinas, lama pendidikan, dan status setelah lulus, kecuali kesediaan ditempatkan di UPT Kemenhub untuk formasi Kemenhub.
Apa Langkah Selanjutnya Setelah Lulus SKD SIPENCATAR Kemenhub 2026?
Setelah hasil SKD SIPENCATAR Kemenhub 2026 diumumkan, berikut langkah yang dapat dilakukan berdasarkan pengumuman resmi.
- Pantau kanal resmi SIPENCATAR Kemenhub: situs sipencatar.kemenhub.go.id, Instagram @bpsdmp151, dan Saluran Whatsapp Sipencatar Official.
- Cek statusmu di lampiran hasil SKD (PG-BPSDMP 07 Tahun 2026). Hanya status P/L, PA/L, dan RP/L yang ikut Seleksi Lanjutan.
- Selesaikan registrasi ulang, unggah berkasnya, dan pilih lokasi Seleksi Lanjutan paling lambat 11 Oktober 2026 pukul 18.00 WIB.
- Pantau jadwal Seleksi Lanjutan di sipencatar.kemenhub.go.id dan email yang terdaftar. Pengumuman PG-BPSDMP 02 hanya menyebut bulan Oktober untuk tahap ini.
- Kalau tidak lulus, cek SIPENCATAR Jalur Mandiri di website perguruan tinggi Kemenhub.
Baca juga: Seleksi Lanjutan Sekolah Kedinasan 2026 dan Download Pengumuman Sekolah Kedinasan 2026.
Untuk persiapan lebih matang, kamu bisa mengikuti program bimbel persiapan sekolah kedinasan di Patriot Muda atau konsultasi gratis dengan konsultan Patriot Muda.
Pertanyaan yang sering diajukan
Sampai kapan daftar ulang seleksi lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026?+
Sampai 11 Oktober 2026 pukul 18.00 WIB. Batas semula 9 Oktober 2026 pukul 18.00 WIB (PG-BPSDMP 07 Tahun 2026), lalu diperpanjang lewat Pengumuman Nomor PG-BPSDMP 08 Tahun 2026 karena gangguan jaringan Data Center Kementerian Perhubungan pada 8 Oktober 2026. Registrasi ulang dilakukan di Dashboard Peserta sipencatar.kemenhub.go.id dengan akun SSCASN.
Apakah hasil SKD SIPENCATAR Kemenhub 2026 sudah diumumkan?+
Sudah. Hasil SKD diumumkan lewat Pengumuman Nomor PG-BPSDMP 07 Tahun 2026 tanggal 7 Oktober 2026. Peserta yang berstatus P/L, PA/L, atau RP/L di lampiran daftar hasil SKD dapat mengikuti Seleksi Lanjutan.
Apa arti status P/L, PA/L, dan RP/L di hasil SKD Kemenhub?+
P/L berarti lulus passing grade dan ikut Seleksi Lanjutan, PA/L berarti lulus passing grade afirmasi dan ikut Seleksi Lanjutan, dan RP/L berarti ikut Seleksi Lanjutan berdasarkan ranking. Status P, PA, dan RP berarti tidak dapat mengikuti Seleksi Lanjutan.
Apa saja tahapan seleksi lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026 setelah SKD?+
Tahapan seleksi lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026 setelah SKD adalah tes kesehatan dan penilaian performa fisik, psikotes, tes kebugaran jasmani transportasi, wawancara, dan penilaian prestasi OSN/O2SN. Tes kesehatan dan psikotes bersifat menggugurkan. Tes kebugaran, wawancara, dan penilaian prestasi diberi bobot nilai.
Berapa bobot nilai tiap tahap seleksi lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026?+
Bobot nilai seleksi SIPENCATAR Kemenhub 2026 adalah SKD 60%, tes kebugaran jasmani transportasi 15%, wawancara 15%, dan penilaian prestasi OSN/O2SN 10%. Tes kesehatan dan penilaian performa fisik serta psikotes bersifat menggugurkan; pengumuman tidak mencantumkan bobot untuk keduanya.
Kapan jadwal tes kesehatan dan psikotes SIPENCATAR Kemenhub 2026?+
Tes kesehatan dan psikotes SIPENCATAR Kemenhub 2026 dijadwalkan pada Oktober. Tanggal pasti belum diumumkan. Pengumuman jadwal SKD dilakukan pada 18-21 September 2026.
Apakah penilaian prestasi OSN wajib dalam SIPENCATAR Kemenhub 2026?+
Penilaian prestasi OSN/O2SN dalam SIPENCATAR Kemenhub 2026 bersifat opsional. Peserta yang memiliki prestasi dapat mengunggah sertifikat atau piagam. Bobotnya 10% dari nilai akhir.
Berapa biaya pendidikan SIPENCATAR Kemenhub 2026?+
Biaya pendidikan SIPENCATAR Kemenhub 2026 belum diumumkan. Pengumuman hanya menyebut biaya pendaftaran sebesar Rp200.000 per perguruan tinggi. Tarif layanan akademik dan nonakademik akan diumumkan lebih lanjut oleh masing-masing perguruan tinggi.
Di mana lokasi seleksi lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026?+
Ada 16 titik lokasi Seleksi Lanjutan menurut Lampiran I PG-BPSDMP 07 Tahun 2026, antara lain PTDI-STTD Bekasi, PPI Curug, PIP Semarang, dan Poltekbang Surabaya. Peserta memilih lokasi saat registrasi ulang; jika tidak memilih sampai batas waktu, sistem menetapkannya otomatis. Pembagian tes per lokasi belum disebut.
Sumber resmi
- Pengumuman Penerimaan Calon Taruna Pola Pembibitan pada Perguruan Tinggi di Lingkungan Kementerian Perhubungan Tahun Akademik 2026/2027 · PG-BPSDMP 02 Tahun 2026 · Plt. Sekretaris Badan Pengembangan SDM Perhubungan (Ketua Tim Penanggung Jawab Seleksi Penerimaan Calon Taruna Pola Pembibitan Perguruan Tinggi Kementerian Perhubungan Tahun Akademik 2026/2027) · 15 Agustus 2026
- Perpanjangan Masa Daftar Ulang Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026 (PG-BPSDMP 08 Tahun 2026) · PG-BPSDMP 08 Tahun 2026 · Plt. Sekretaris BPSDM Perhubungan selaku Ketua Tim Penanggungjawab Seleksi Penerimaan Calon Taruna Pola Pembibitan · 8 Oktober 2026
- Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) SIPENCATAR Kemenhub 2026 Jalur Pola Pembibitan (PG-BPSDMP 07 Tahun 2026) · PG-BPSDMP 07 Tahun 2026 · Plt. Sekretaris BPSDM Perhubungan selaku Ketua Tim Penanggung Jawab Seleksi Penerimaan Calon Taruna Pola Pembibitan · 7 Oktober 2026
Informasi resmi tetap mengacu ke situs panitia; ketentuan bisa berubah sewaktu-waktu. Artikel ini dicek ke dokumen di atas pada 11 Oktober 2026.