Hasil SKD dan Seleksi Lanjutan STMKG 2026: SKB, Kebugaran, Kesehatan, dan Wawancara
Ringkasan
Hasil SKD STMKG 2026 sudah diumumkan 5 Oktober 2026: peserta berkode P/L dan PA/L (peringkat terbaik 3 kali formasi) berhak ikut SKB. Seleksi lanjutan STMKG 2026 terdiri dari SKB Fisika (32 soal), Matematika (28 soal), dan Bahasa Inggris (20 soal) dengan waktu 90 menit, tes kebugaran Cooper Test 2,4 km, tes kesehatan, dan wawancara. Total formasi 130 taruna untuk empat program studi D-IV. Nilai akhir dihitung dari 40% wawancara, 30% kebugaran, dan 30% kesehatan. Jadwal detail selain pendaftaran belum diumumkan.
Ringkasan Cepat Penerimaan Taruna Baru STMKG Tahun Akademik 2026/2027
Penerimaan Taruna Baru STMKG Tahun Akademik 2026/2027 diselenggarakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Total formasi 130 taruna untuk empat program studi Diploma IV. Seleksi terdiri dari administrasi, SKD, SKB, kebugaran, kesehatan, dan wawancara. Pendaftaran berlangsung 18-30 Agustus 2026 dan sudah ditutup.
| Hal | Ketentuan |
|---|---|
| Instansi | Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) |
| Penyelenggara | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) |
| Nama seleksi | Penerimaan Taruna Baru (PTB) STMKG Tahun Akademik 2026/2027 |
| Tahun anggaran | 2026 |
| Formasi total | 130 taruna |
| Program studi | D-IV Meteorologi (50), D-IV Klimatologi (25), D-IV Geofisika (25), D-IV Instrumentasi MKG (30) |
| Ikatan dinas | Bersedia bekerja di BMKG dan ditempatkan di seluruh wilayah NKRI |
| Tahapan seleksi | Administrasi, SKD, SKB, kebugaran, kesehatan, wawancara |
| Batas usia | Minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun per 1 November 2026 |
| Tinggi badan | Pria minimal 155 cm, wanita minimal 150 cm |
| Biaya | Pendaftaran Rp75.000, SKD Rp100.000, SKB Rp100.000 |
| Pendaftaran | 18-30 Agustus 2026 (sudah ditutup) |
| Jadwal tahapan lain | Belum diumumkan |
Siapa yang Lolos SKD dan Berhak Ikut SKB STMKG 2026?
Hasil SKD STMKG 2026 sudah diumumkan lewat Pengumuman Panitia PTB STMKG Nomor e.B/KP.01.00/086/KST/X/2026 tanggal 5 Oktober 2026. Peserta yang lulus dan dapat mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) adalah yang memiliki kode "P/L" atau "PA/L" di kolom keterangan lampiran pengumuman.
| Kode | Arti | Ikut SKB? |
|---|---|---|
| P/L | Formasi nasional, memenuhi nilai ambang batas SKD, dan masuk peringkat terbaik 3 kali formasi nasional | Ya |
| P | Formasi nasional, memenuhi nilai ambang batas SKD, tetapi tidak masuk peringkat terbaik 3 kali formasi nasional | Tidak |
| PA/L | Formasi afirmasi Papua (OAP dan Non-OAP) serta afirmasi daerah, memenuhi nilai ambang batas SKD afirmasi, dan masuk peringkat terbaik 3 kali formasi afirmasi | Ya |
| PA | Formasi afirmasi, memenuhi nilai ambang batas SKD afirmasi, tetapi tidak masuk peringkat terbaik 3 kali formasi afirmasi | Tidak |
| TL | Nilai tidak memenuhi nilai ambang batas | Tidak |
| TH | Tidak hadir saat SKD | Tidak |
Afirmasi daerah yang dimaksud meliputi Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku, dan Maluku Utara. Penetapan kelulusan mengacu pada Permen PANRB Nomor 13 Tahun 2026, Kepmen PANRB Nomor 406 Tahun 2026, dan surat persetujuan kebutuhan peserta didik STMKG dari Menteri PANRB.
Peserta berkode P/L dan PA/L wajib mengikuti SKB. Hari, tanggal, waktu, dan lokasi SKB akan diberitahukan lebih lanjut melalui ptb.stmkg.ac.id, jadi pantau laman itu dan Instagram resmi @stmkgofficial.
Apa Saja Tahapan Seleksi Lanjutan STMKG 2026?
Seleksi lanjutan STMKG 2026 terdiri dari tiga tahap setelah SKD: Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), tes kebugaran, dan tes kesehatan serta wawancara. Setiap tahap memiliki sistem kelulusan yang berbeda. Jadwal detail untuk tahapan ini belum diumumkan oleh panitia.
- Seleksi Kompetensi Bidang (SKB): Tes SKB meliputi Fisika (32 soal), Matematika (28 soal), dan Bahasa Inggris (20 soal), total 80 soal pilihan ganda dengan waktu 90 menit. Jawaban benar bernilai 5, salah 0. Peserta lulus SKB jika berada pada peringkat terbaik sejumlah paling banyak 2 kali jumlah formasi per program studi, dengan tie-break Fisika lalu Matematika. Tidak boleh ada nilai 0 pada tiap mata pelajaran.
- Tes Kebugaran: Tes kebugaran menggunakan Cooper Test 2,4 km. Peserta harus menempuh jarak tersebut dalam waktu yang ditentukan. Nilai kebugaran akan digabungkan dengan nilai kesehatan dan wawancara.
- Tes Kesehatan dan Wawancara: Tes kesehatan dilakukan di RS/klinik yang ditunjuk. Wawancara menilai aspek motivasi, berpikir kritis, dan lainnya. Nilai kesehatan memiliki ambang batas 1, 2, dan 3; nilai 0 menggugurkan (buta warna, narkoba, hamil, HIV, HBsAg).
Pengumuman kelulusan akhir menggunakan pemeringkatan nilai akhir = 0,4*N_WW + 0,3*N_BG + 0,3*N_KS. Tie-break: nilai kumulatif SKD, lalu TKP, TIU, TWK, nilai rata-rata ijazah/rapor, usia tertinggi.
Apa yang Diujikan pada SKB Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris STMKG 2026?
SKB STMKG 2026 menguji tiga mata pelajaran: Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris. Total soal 80 pilihan ganda dengan waktu 90 menit. Jawaban benar bernilai 5, salah 0.
Rincian soal per mata pelajaran: Fisika 32 soal, Matematika 28 soal, Bahasa Inggris 20 soal. Peserta tidak boleh mendapat nilai 0 pada tiap mata pelajaran. Jika ada nilai 0, peserta gugur. Kelulusan SKB ditentukan oleh peringkat terbaik sejumlah paling banyak 2 kali jumlah formasi per program studi. Jika ada nilai yang sama, tie-break menggunakan nilai Fisika terlebih dahulu, kemudian Matematika.
Materi spesifik untuk masing-masing mata pelajaran tidak dirinci dalam pengumuman.
Bagaimana Pelaksanaan Tes Kebugaran (Cooper Test) STMKG 2026?
Tes kebugaran STMKG 2026 menggunakan Cooper Test, yaitu peserta berjalan atau berlari secepat-cepatnya menempuh jarak 2,4 km dan akan dicatat waktu yang diperlukan. Kriteria penilaian tes ini berdasarkan pada tabel yang telah diumumkan.
Nilai kebugaran akan digabungkan dengan nilai kesehatan dan wawancara dalam perhitungan nilai akhir. Bobot nilai kebugaran adalah 30% dari nilai akhir. Persiapan fisik yang baik sangat disarankan.
Apa Saja Pemeriksaan pada Tes Kesehatan STMKG 2026?
Tes kesehatan STMKG 2026 dilakukan di rumah sakit atau klinik yang ditunjuk oleh panitia. Pemeriksaan meliputi kesehatan fisik secara umum, mata, dan bebas narkoba. Standar kesehatan mengikuti persyaratan khusus yang telah ditetapkan dalam pengumuman.
Beberapa kondisi yang menggugurkan adalah buta warna, positif narkoba, positif hamil, positif HIV, dan positif HBsAg. Nilai kesehatan memiliki ambang batas 1, 2, dan 3; nilai 0 menggugurkan. Peserta dengan kondisi tersebut dinyatakan gugur. Biaya tes kesehatan ditanggung sendiri oleh peserta.
Persyaratan kesehatan lain yang harus dipenuhi: tidak buta warna, dapat berkacamata dengan lensa sferis maksimal minus (-) 4 D, dan lensa silindris maksimal minus (-) 2 D. Peserta yang diterima/lulus seleksi bersedia melakukan pengobatan LASIK dengan biaya sendiri.
Apa yang Dinilai pada Wawancara Seleksi STMKG 2026?
Wawancara seleksi STMKG 2026 menilai aspek motivasi, berpikir kritis, dan aspek lain yang relevan dengan kesiapan menjadi taruna. Tidak ada nilai ambang batas yang diumumkan untuk wawancara. Namun, wawancara memiliki bobot 40% dalam perhitungan nilai akhir, paling besar di antara komponen lainnya.
Hasil wawancara digabungkan dengan nilai kebugaran dan kesehatan untuk menentukan kelulusan akhir. Peserta disarankan mempersiapkan diri dengan memahami motivasi dan tujuan mengikuti seleksi STMKG.
Bagaimana Perhitungan Nilai Akhir dan Penentuan Kelulusan STMKG 2026?
Nilai akhir seleksi STMKG 2026 dihitung dari tiga komponen: wawancara (40%), kebugaran (30%), dan kesehatan (30%). Formula pastinya adalah 0,4*N_WW + 0,3*N_BG + 0,3*N_KS. N_WW adalah nilai wawancara, N_BG adalah nilai kebugaran, dan N_KS adalah nilai kesehatan.
Peserta dapat gugur di setiap tahap jika tidak memenuhi standar. Pada tes kesehatan, nilai 0 menggugurkan. Pada SKB, nilai 0 pada tiap mata pelajaran menggugurkan. Peserta yang lulus seluruh tahapan akan diurutkan berdasarkan nilai akhir. Jika ada nilai akhir yang sama, tie-break menggunakan nilai kumulatif SKD, lalu TKP, TIU, TWK, nilai rata-rata ijazah/rapor, dan usia tertinggi.
Pengumuman kelulusan akhir akan dilakukan setelah seluruh tahapan selesai. Peserta yang lulus akan ditetapkan sesuai jumlah formasi, dan ada cadangan sesuai tabel yang ditetapkan panitia.
Informasi Apa yang Belum Diumumkan untuk Seleksi STMKG 2026?
Per pengumuman hasil SKD tanggal 5 Oktober 2026, beberapa hal tentang seleksi lanjutan STMKG 2026 masih menunggu pengumuman panitia:
- Hari, tanggal, waktu, dan lokasi SKB (diberitahukan lewat ptb.stmkg.ac.id).
- Jadwal tes kebugaran, tes kesehatan, dan wawancara.
- Besaran biaya tes kesehatan.
- Jadwal pengumuman kelulusan akhir dan pendaftaran ulang.
Pantau terus situs resmi STMKG di ptb.stmkg.ac.id dan Instagram @stmkgofficial.
Apa Langkah Berikutnya Setelah Mengetahui Tahapan Seleksi STMKG 2026?
Setelah memahami tahapan seleksi STMKG 2026, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mempersiapkan diri. Pertama, pastikan kamu memenuhi persyaratan dasar seperti usia dan tinggi badan. Kedua, siapkan dokumen persyaratan yang diperlukan untuk pendaftaran. Ketiga, mulailah latihan fisik untuk tes kebugaran dan belajar materi SKB Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris.
Karena jadwal tahapan selain pendaftaran belum diumumkan, pantau terus situs resmi STMKG dan SSCASN. Jangan lewatkan pengumuman penting. Kamu juga bisa memanfaatkan program bimbel STMKG di Patriot Muda untuk persiapan yang lebih terarah.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa batas usia untuk mendaftar STMKG 2026?+
Pendaftar STMKG 2026 harus berusia minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun pada tanggal 1 November 2026.
Berapa tinggi badan minimal untuk STMKG 2026?+
Tinggi badan minimal untuk pria adalah 155 cm dan untuk wanita 150 cm.
Apa saja tes pada seleksi lanjutan STMKG 2026?+
Seleksi lanjutan STMKG 2026 meliputi SKB Fisika, Matematika, Bahasa Inggris, tes kebugaran Cooper Test 2,4 km, tes kesehatan, dan wawancara.
Berapa biaya pendaftaran STMKG 2026?+
Biaya pendaftaran STMKG 2026 adalah Rp75.000. Biaya SKD Rp100.000 dan biaya SKB Rp100.000.
Kapan pengumuman kelulusan akhir STMKG 2026?+
Jadwal pengumuman kelulusan akhir STMKG 2026 belum diumumkan. Pantau situs resmi STMKG untuk informasi terbaru.
Apakah ada jalur afirmasi di STMKG 2026?+
Ya, ada jalur afirmasi untuk Orang Asli Papua (OAP), Non-OAP, dan daerah tertentu seperti Kepulauan Riau, NTT, Kalimantan Utara, dan lainnya.
Sumber resmi
- Pengumuman Penerimaan Taruna Baru Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Tahun Akademik 2026/2027 · e.B/HM.01.02/007/SU/VIII/2026 · Sekretaris Utama BMKG · 14 Agustus 2026
- Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Penerimaan Taruna Baru STMKG Tahun 2026 · e.B/KP.01.00/086/KST/X/2026 · Ketua Panitia PTB STMKG 2026 · 5 Oktober 2026
Informasi resmi tetap mengacu ke situs panitia; ketentuan bisa berubah sewaktu-waktu. Artikel ini dicek ke dokumen di atas pada 6 Oktober 2026.