Tahapan Tes STIN TA 2026

Seleksi Kompetensi Bidang STIN 2026: Psikologi, Kesehatan, Kesegaran Jasmani, dan Mental Ideologi

Redaksi Patriot Muda Diperbarui 6 Oktober 2026 Dicek ke dokumen resmi 6 Oktober 2026 5 menit baca
Taruna STIN di ruang laboratorium komputer
Sumber foto: STIN, stin.ac.id

Ringkasan

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) STIN 2026 berlangsung Oktober 2026 di Jakarta. Tahapannya: tes psikologi (nilai ≤54 digugurkan), tes kesehatan (status 4 digugurkan), tes kesegaran jasmani (nilai ≤40 digugurkan), tes pendalaman mental ideologi, pemeriksaan bakat minat, dan sidang pantukhir. Kuota total 100 orang. Biaya SKD Rp100.000, selain itu tidak dipungut biaya.

Ringkasan Cepat Seleksi Penerimaan Taruna-Taruni STIN Tahun Anggaran 2026

Seleksi Penerimaan Taruna-Taruni STIN Tahun Anggaran 2026 diselenggarakan oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Total formasi 100 orang, dengan komposisi laki-laki 85% dan perempuan 15%. Pendaftaran online berlangsung 18–30 Agustus 2026 dan sudah ditutup. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dijadwalkan pada Oktober 2026, tetapi tanggal pastinya belum diumumkan.

HalKetentuan
InstansiSekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
PenyelenggaraBadan Intelijen Negara (BIN)
Tahun anggaran2026
Formasi total100 orang (85% pria, 15% wanita)
Batas usiaMinimal 16 tahun, maksimal 21 tahun 0 bulan 0 hari per 31 Desember 2026
Tinggi badan priaDiutamakan minimal 165 cm
Tinggi badan wanitaDiutamakan minimal 160 cm
BiayaBiaya SKD Rp100.000,00; selain itu tidak dipungut biaya
SKBOktober 2026, tanggal pasti belum diumumkan

Artikel ini membahas rincian SKB STIN 2026: tes psikologi, kesehatan, kesegaran jasmani, dan mental ideologi.

Apa Saja Tahapan Seleksi STIN 2026 dari Awal Sampai Akhir?

Seleksi STIN 2026 terdiri dari tiga tahap utama: seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Seleksi administrasi sudah selesai, sedangkan SKD sedang berlangsung. SKD berlangsung 22 September–7 Oktober 2026. SKB dijadwalkan Oktober 2026, tetapi tanggal pastinya belum diumumkan.

  1. Seleksi Administrasi: verifikasi dokumen administrasi.
  2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): Computer Assisted Test (CAT) BKN dengan materi TWK, TIU, TKP.
  3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB): tes psikologi, tes kesehatan, tes kesegaran jasmani, tes pendalaman mental ideologi, pemeriksaan bakat dan minat, sidang panitia penentu akhir.

SKB dilaksanakan terpusat di Jakarta. Peserta yang lulus SKD berhak mengikuti SKB. Pengumuman terkait pelaksanaan SKD dan informasi tambahan lainnya diumumkan melalui Portal STIN.

Apa yang Diuji dalam Tes Psikologi SKB STIN 2026?

Tes psikologi dalam SKB STIN 2026 bersifat menggugurkan. Peserta dengan nilai ≤ 54 (Tidak Disarankan) akan digugurkan pada saat penentuan hasil akhir seleksi. Tes psikologi meliputi Kecerdasan, Sikap Kerja, Kehidupan Perasaan, dan Penyesuaian Sosial.

Nilai di atas 54 tidak menjamin kelulusan, tetapi nilai ≤ 54 pasti menggugurkan.

Bagaimana Tes Kesehatan dalam SKB STIN 2026 dan Apa yang Menggugurkan?

Tes kesehatan dalam SKB STIN 2026 bersifat menggugurkan. Peserta dengan status kesehatan 4 akan digugurkan pada saat penentuan hasil akhir seleksi. Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan fisik diagnostik, pemeriksaan laboratorium (darah rutin, urin rutin, HbsAg, anti-HCV, fungsi ginjal, fungsi hati, metabolisme, VDRL, HIV, narkoba), elektrokardiografi (EKG), rontgen dada, USG abdomen, audiometri, ergometri, slit lamp dan refraksi, pemeriksaan kesehatan jiwa (tes tertulis dan wawancara), tes kehamilan (khusus wanita) dan EEG (atas indikasi).

Namun, syarat umum menyebutkan beberapa kondisi yang harus dipenuhi: sehat jasmani, rohani, dan tidak pernah mengalami patah tulang. Peserta juga tidak boleh buta warna, dan jika berkacamata maksimal ukuran 1 baik plus atau minus. Tinggi badan pria diutamakan minimal 165 cm, wanita minimal 160 cm. Jika kurang dari itu, wajib memiliki prestasi/kemampuan tertentu yang dapat dibuktikan saat seleksi.

Apa Saja Tes Kesegaran Jasmani SKB STIN 2026 dan Bagaimana Penilaiannya?

Tes kesegaran jasmani dalam SKB STIN 2026 bersifat menggugurkan. Peserta dengan nilai ≤ 40 akan digugurkan pada saat penentuan hasil akhir seleksi. Tes kesegaran jasmani meliputi garjas A (lari selama 12 menit) dan garjas B (pull up, sit up, push up, dan shuttle run).

Nilai di atas 40 tidak menjamin kelulusan, tetapi nilai ≤ 40 pasti menggugurkan.

Bagaimana Tes Mental Ideologi dalam SKB STIN 2026 Dilaksanakan?

Tes pendalaman mental ideologi dalam SKB STIN 2026 terdiri dari Tes Tertulis dan Wawancara. Kriteria penilaiannya berupa hasil kualitatif dengan kategori Memenuhi Syarat (MS) dan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Materi tes meliputi aspek personaliti dan profesional, kerawanan Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA), aspek moralitas dan ketaatan hukum, serta kesetiaan terhadap Pancasila dan UUD 1945 serta peraturan perundang-undangan.

Berapa Bobot Nilai Setiap Tahapan Seleksi STIN 2026?

Bobot nilai setiap tahapan seleksi STIN 2026 adalah SKD 40% dan SKB 60%. Di dalam SKB, bobot nilai Tes Psikologi 70%, Tes Kesehatan 25%, dan Tes Kesegaran Jasmani 5%. Dokumen tidak menyebutkan nilai ambang batas untuk SKD.

Penentuan hasil akhir seleksi dilakukan melalui mekanisme sidang Panitia Penentu Akhir (Pantukhir) oleh Pimpinan Badan Intelijen Negara dengan mengacu pada hasil SKD dan SKB.

Dokumen Apa Saja yang Harus Disiapkan untuk Seleksi STIN 2026?

Dokumen yang harus diunggah saat pendaftaran online di portal SSCASN-BKN adalah sebagai berikut:

  • Surat Ijin Orang Tua/Wali Asli, diunggah dalam bentuk pdf/jpeg.
  • Ijazah SLTA/Sederajat untuk lulusan 2024, 2025, 2026, seluruh halaman termasuk transkrip nilai.
  • Surat Keterangan Lulus (SKL) dari sekolah bagi lulusan 2026 jika ijazah belum terbit.
  • Foto berwarna ukuran postcard (3R) terbaru seluruh badan, tampak depan, pakaian atas putih bawah hitam. Latar belakang merah untuk pria, biru untuk wanita.
  • Foto orang tua.
  • Kartu Keluarga (KK).
  • Kartu BPJS Kesehatan aktif.

Dokumen-dokumen ini diverifikasi pada seleksi administrasi. Peserta yang lulus administrasi wajib membayar biaya SKD Rp100.000,00 dan melakukan registrasi lanjutan di Portal STIN.

Apa Saja Hal yang Dapat Menggugurkan Peserta Seleksi STIN 2026?

Berikut ketentuan yang dapat menggugurkan peserta seleksi STIN 2026:

  • Mendaftar di dua atau lebih sekolah kedinasan.
  • Tes psikologi dengan nilai ≤ 54.
  • Tes kesehatan dengan status kesehatan 4.
  • Tes kesegaran jasmani dengan nilai ≤ 40.
  • Memberikan keterangan atau data yang tidak benar, baik pada setiap tahapan seleksi maupun setelah menjadi taruna. Pihak STIN berhak membatalkan kelulusan dan/atau mengeluarkan yang bersangkutan dari pendidikan.

Selain itu, syarat umum juga memuat ketentuan yang jika tidak dipenuhi dapat menggugurkan, seperti tidak bertato, tidak bertindik (pria), tidak buta warna, dan lain-lain.

Apa yang Belum Jelas dari Seleksi STIN 2026 dan Bagaimana Menyikapinya?

Beberapa detail seleksi STIN 2026 belum diumumkan secara resmi. Tanggal pasti SKB hanya tertulis "Oktober 2026" tanpa tanggal. Jadwal lengkap seleksi akan diumumkan pada Portal STIN. Pengumuman terkait pelaksanaan SKD dan informasi tambahan lainnya juga akan diumumkan melalui Portal STIN.

Selain itu, terdapat perbedaan rentang tanggal pendaftaran online: kalimat pembuka menyebut 15–30 Agustus 2026, sedangkan tabel jadwal menulis 18–30 Agustus 2026. Artikel ini mengikuti tabel jadwal karena lebih rinci. Calon peserta disarankan memantau Portal STIN secara berkala untuk informasi terbaru.

Apa Langkah Berikutnya Setelah Memahami Tahapan Seleksi STIN 2026?

Setelah memahami tahapan seleksi STIN 2026, berikut langkah yang bisa kamu lakukan:

  1. Periksa kembali syarat umum dan khusus, terutama usia, tinggi badan, dan nilai ijazah.
  2. Siapkan dokumen yang diperlukan untuk seleksi administrasi jika kamu mendaftar pada tahun berikutnya.
  3. Pantau Portal STIN di https://ptb.stin.ac.id untuk pengumuman jadwal SKB dan informasi lainnya.
  4. Mulai latihan fisik dan persiapan tes psikologi serta mental ideologi.

Jika kamu membutuhkan bimbingan untuk persiapan seleksi STIN, kamu bisa mengunjungi program bimbel STIN di Patriot Muda atau konsultasi gratis dengan konsultan Patriot Muda.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa nilai minimal tes psikologi SKB STIN 2026 agar tidak gugur?+

Nilai tes psikologi SKB STIN 2026 harus di atas 54. Peserta dengan nilai ≤ 54 (Tidak Disarankan) akan digugurkan pada saat penentuan hasil akhir seleksi.

Apa saja yang diuji dalam SKB STIN 2026?+

SKB STIN 2026 menguji tes psikologi, tes kesehatan, tes kesegaran jasmani, tes pendalaman mental ideologi, pemeriksaan bakat dan minat, serta sidang panitia penentu akhir.

Kapan SKB STIN 2026 dilaksanakan?+

SKB STIN 2026 dijadwalkan pada Oktober 2026, tetapi tanggal pastinya belum diumumkan. Pengumuman resmi akan disampaikan melalui Portal STIN.

Berapa biaya seleksi STIN 2026?+

Peserta seleksi STIN 2026 hanya dipungut biaya SKD sebesar Rp100.000,00. Selain itu, tidak ada biaya lain yang disebutkan dalam pengumuman.

Berapa kuota penerimaan STIN 2026?+

Kuota penerimaan STIN 2026 adalah 100 orang, dengan komposisi laki-laki 85% dan perempuan 15%.

Apakah tinggi badan kurang dari 165 cm (pria) atau 160 cm (wanita) bisa mendaftar STIN 2026?+

Tinggi badan pria diutamakan minimal 165 cm dan wanita minimal 160 cm. Jika kurang dari itu, wajib memiliki prestasi/kemampuan tertentu yang dapat dibuktikan pada saat seleksi.

Apa yang terjadi jika peserta memberikan data palsu dalam seleksi STIN 2026?+

Jika peserta memberikan keterangan atau data yang tidak benar, pihak STIN berhak membatalkan kelulusan dan/atau mengeluarkan yang bersangkutan dari pendidikan, baik pada setiap tahapan seleksi maupun setelah menjadi taruna.

Sumber resmi

Informasi resmi tetap mengacu ke situs panitia; ketentuan bisa berubah sewaktu-waktu. Artikel ini dicek ke dokumen di atas pada 6 Oktober 2026.

Bagikan artikel ini WhatsApp Facebook X Telegram LinkedIn Threads
Konsultasi persiapan SKB
Konsultasi Sekarang!