Bintara TNI AU: Syarat, Jurusan, Lokasi Daftar, dan Tempat Pendidikan (Gambaran Gel. III TA 2026)
Ringkasan
Bintara PK Pria TNI AU Gel. III/A-59 TA 2026 (Peng/3/VIII/2026) sudah tutup pendaftarannya (10 Agustus sampai 13 September 2026) dan gelombang berikutnya belum diumumkan per 11 Oktober 2026, jadi artikel ini memakai ketentuan itu sebagai gambaran. Syaratnya antara lain usia SMA/MA/SMK paling rendah 17 tahun 9 bulan dan paling tinggi 24 tahun (D-3 paling tinggi 25 tahun), tinggi minimal 163 cm, SMA/MA/SMK semua jurusan atau D-3 bidang tertentu, dan daftar di 41 Lanud. Pendidikan pertama di Skadik 402, lulus berpangkat Serda.
Penting dibaca dulu: artikel ini adalah gambaran dari Pengumuman Nomor Peng/3/VIII/2026 tentang Penyediaan Bintara PK Pria TNI AU Gel. III/A-59 TA 2026 (10 Agustus 2026). Pendaftaran online gelombang itu tertulis 10 Agustus sampai 13 September 2026, jadi sudah tutup per 11 Oktober 2026, walaupun halaman Bintara di situs resmi masih menulis "TELAH DIBUKA". Gelombang berikutnya belum diumumkan. Syarat, jurusan, dan lokasi di sini dipakai sebagai acuan persiapan; untuk gelombang berikutnya, pegang pengumuman resmi yang baru.
| Hal | Gel. III/A-59 TA 2026 (acuan, pendaftaran sudah tutup) |
|---|---|
| Untuk | Calon Bintara PK Pria |
| Usia SMA/MA dan SMK | Paling rendah 17 tahun 9 bulan, paling tinggi 24 tahun saat pembukaan pendidikan |
| Usia lulusan D-3 | Paling tinggi 25 tahun saat pembukaan pendidikan |
| Tinggi badan | Sekurang-kurangnya 163 cm (pria) |
| Pendaftaran online | 10 Agustus sampai 13 September 2026 |
| Lokasi pendaftaran | 41 Lanud panitia daerah |
| Seleksi tingkat pusat | Rencana 23 Oktober sampai 12 November 2026 di Lanud Adi Soemarmo |
| Buka pendidikan | Rencana 14 November 2026 |
| Pendidikan pertama | Skadik 402 Wingdik 400/Matukjur |
| Pangkat setelah lulus | Sersan Dua (Serda) |
| Biaya | Tidak dipungut biaya apa pun |
Apa Itu Bintara PK TNI AU?
Menurut pengumumannya, TNI Angkatan Udara memberi kesempatan kepada para pemuda Indonesia untuk dididik menjadi Bintara Prajurit Karier. Calon yang lulus pendidikan pertama diangkat menjadi Bintara PK TNI AU dengan pangkat sersan dua (Serda).
Penjelasan istilah PK ada di artikel apa itu Bintara PK. Untuk jalur Tamtama, lihat Tamtama PK TNI AU 2026 Gelombang III.
Kapan Pendaftaran Bintara TNI AU Dibuka?
Untuk gelombang berikutnya, belum ada tanggal resmi per 11 Oktober 2026. Sebagai gambaran, ini jadwal Gel. III/A-59 TA 2026:
| Kegiatan | Tanggal (TA 2026) |
|---|---|
| Pengumuman ditetapkan | 10 Agustus 2026 |
| Pendaftaran online | 10 Agustus sampai 13 September 2026 |
| Seleksi tingkat pusat (rencana) | 23 Oktober sampai 12 November 2026 di Lanud Adi Soemarmo |
| Buka pendidikan (rencana) | 14 November 2026 |
Setelah daftar online, calon wajib hadir/daftar ulang di Panda untuk pemeriksaan keabsahan persyaratan dan pemeriksaan fisik awal (tinggi dan berat badan).
Apa Saja Syarat Umum Bintara TNI AU? (Acuan Gel. III/A-59 TA 2026)
- Warga Negara Indonesia.
- Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945.
- Lulusan D-3 berusia paling tinggi 25 tahun pada saat pembukaan pendidikan (rencana buka Dik 14 November 2026).
- Lulusan SMA/MA dan SMK berusia paling rendah 17 tahun 9 bulan dan paling tinggi 24 tahun pada saat pembukaan pendidikan.
- Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
- Lulus pendidikan pertama untuk membentuk prajurit siswa menjadi prajurit.
Lulusan Apa yang Bisa Daftar Bintara TNI AU?
Pada Gel. III/A-59 TA 2026, calon Bintara PK Pria bisa berijazah SMA/MA/SMK semua jurusan dan kejuruan, dengan melengkapi ijazah SD, SLTP, SMA/MA/SMK, SKHUN asli serta fotokopi yang telah dilegalisasi, dan buku rapor asli. Lulusan SLTA/SMA/MA tahun 2020, 2021, dan 2022 tidak melampirkan SKHUN.
Calon juga bisa berijazah D-3 dengan bidang keahlian berikut, dengan melampirkan ijazah D-3 sesuai bidang dan sertifikat kompetensi dari lembaga sertifikasi profesi (LSP) bidangnya, DKPPU untuk D-3 Aeronautika, Ditnavpen untuk D-3 PLLU, atau Konsil Tenaga Kesehatan untuk D-3 Kesehatan:
| Program keahlian D-3 | Kompetensi |
|---|---|
| Informatika | Teknik Informatika; Manajemen Informatika; Manajemen Informatika (ATC) |
| Aeronautika | Teknik Aeronautika; Teknik Aeronautika (AMTO) |
| Elektronika | Teknik Elektronika; Elektronika |
| PLLU | Manajemen Lalu Lintas Udara; Keselamatan Penerbangan; Manajemen Bandar Udara / Operasi Bandar Udara |
| Akuntansi | Akuntansi; Komputerisasi Akuntansi; Sistem Informasi Akuntansi |
| Teknik Industri | Teknik Industri; Manajemen Industri |
| Teknik Perminyakan | Pengolahan Minyak dan Gas; Laboratorium Minyak dan Gas; Keselamatan Kerja dan Pencegahan kebakaran |
| Teknik Kimia | Teknik Kimia Industri; Teknik Kimia; Analis Kimia |
| Teknik Mesin | Mesin Otomotif |
| Manajemen | Manajemen Sumber Daya Manusia; Kearsipan; Administrasi Perkantoran; Sekretaris |
| Kesehatan | Keperawatan; Farmasi; Gizi; Radiologi; Fisioterapi; Rekam Medis & Informasi Kesehatan; Kesehatan Lingkungan; Teknik Laboratorium; Teknik Elektromedik |
Ada juga kekhususan (Panda Khusus) bagi lulusan SMK Angkasa di bawah Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) dengan jurusan Airframe and Powerplant, Electrical Avionics, Aircraft Electricity, Aircraft Machining, TKJ, RPL, dan Teknik Elektronika, khusus dari delapan sekolah yang disebut di pengumuman: SMK Penerbangan AAG Adisutjipto, SMK Angkasa 1 Jakarta, SMK Penerbangan Angkasa Bogor, SMK Angkasa 2 Kalijati, SMK Penerbangan Angkasa Lanud Iwj, SMK Penerbangan Angkasa Lanud Abd, SMK Angkasa 1 Margahayu, dan SMK Angkasa Lanud Hsn. Calon Panda Khusus diikutkan seluruh tahapan seleksi tingkat daerah sampai selesai (tidak menggunakan sistem gugur). Atlet berprestasi tingkat nasional/internasional melampirkan surat rekomendasi pembina cabang olahraga dari TNI AU.
Berapa Tinggi Badan dan Syarat Fisik Bintara TNI AU?
Pada Gel. III/A-59 TA 2026, tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm bagi calon Bintara PK Pria, dengan berat badan seimbang/ideal menurut ketentuan yang berlaku. Syarat fisik dan kesehatan lain di persyaratan tambahan:
- Tidak buta warna, tidak mempunyai riwayat TB paru aktif, tidak pernah menjalani terapi Ortho-K, dan tidak pascalaparotomi dengan komplikasi.
- Bedah refraksi yang diperbolehkan adalah PRK, Lasik, dan Relex Smile, dengan batas refraksi sebelum operasi 5 dioptri, tajam penglihatan setelah operasi 1.0 atau visus 6/6 atau koreksi maksimal 0.5 dioptri, operasi minimal 3 bulan sebelum seleksi, dan wajib membawa sket riwayat bedah refraksi saat seleksi.
- Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali karena ketentuan adat.
Apa Persyaratan Tambahan Bintara TNI AU?
- Bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri dan PNS.
- Bersedia menandatangani surat perjanjian ikatan dinas pertama keprajuritan selama 10 tahun (bermeterai).
- Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama pendidikan pertama sampai 2 tahun setelah lulus pendidikan pertama (bermeterai, diketahui orang tua/wali, lurah/kepala desa, dan KUA/catatan sipil).
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
- Sanggup mengganti seluruh kerugian biaya negara apabila mengundurkan diri sebelum pendidikan pertama berakhir atau sebelum ikatan dinas pertama berakhir (biaya pendidikan, gaji, tunkin).
- Orang tua atau wali menandatangani surat pernyataan tidak melakukan penyuapan/kolusi (bermeterai).
- Persetujuan orang tua bagi calon yang belum berumur 21 tahun, atau persetujuan wali bagi calon yang kedua orang tuanya sudah meninggal atau berhalangan tetap, disahkan oleh kelurahan tempat domisili.
- Memiliki kartu BPJS/jaminan kesehatan aktif dengan bukti kuitansi pembayaran terakhir.
- Yang sudah bekerja tetap harus mendapat izin resmi dari instansinya dan bersedia mengundurkan diri bila diterima.
- Fotokopi KTP dan KK tidak perlu dilegalisir (Permendagri No 104 Tahun 2019), tetapi keabsahannya tetap diperiksa panitia.
Di Mana Lokasi Pendaftaran Bintara TNI AU?
Pada Gel. III/A-59 TA 2026, pendaftaran dilayani 41 Lanud yang ditunjuk sebagai panitia daerah:
| Wilayah | Lanud panitia daerah (kota) |
|---|---|
| Kodau I (19) | Lanud Halim Perdanakusuma (Jakarta); Lanud Atang Sendjaja (Bogor); Lanud Suryadarma (Subang); Lanud Roesmin Nurjadin (Pekanbaru); Lanud Supadio (Pontianak); Lanud Husein Sastranegara (Bandung); Lanud Raden Sadjad (Ranai); Lanud Soewondo (Medan); Lanud Sultan Iskandar Muda (Banda Aceh); Lanud Sri Mulyono Herlambang (Palembang); Lanud Sutan Sjahrir (Padang); Lanud Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang); Lanud Maimun Saleh (Sabang); Lanud H. Abdullah Sanusi Hanandjoeddin (Tanjung Pandan); Lanud Pangeran M. Bun Yamin (Lampung); Lanud Harry Hadisoemantri (Singkawang); Lanud Sugiri Sukani (Majalengka); Lanud Hang Nadim (Batam); Lanud Iskandar (Pangkalanbun) |
| Kodau II (14) | Lanud Iswahjudi (Madiun); Lanud Abdulrachman Saleh (Malang); Lanud Sultan Hasanuddin (Makassar); Lanud Sam Ratulangi (Manado); Lanud El Tari (Kupang); Lanud Anang Busra (Tarakan); Lanud Adisutjipto (Yogyakarta); Lanud Muljono (Surabaya); Lanud Dhomber (Balikpapan); Lanud I Gusti Ngurah Rai (Bali); Lanud Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainudin Abdul Majid (Lombok); Lanud Sjamsudin Noor (Banjarmasin); Lanud Haluoleo (Kendari); Lanud J. B. Soedirman (Purbalingga) |
| Kodau III (8) | Lanud Manuhua (Biak); Lanud Silas Papare (Jayapura); Lanud Pattimura (Ambon); Lanud Leo Wattimena (Morotai); Lanud Johanes Abraham Dimara (Merauke); Lanud Yohanis Kapiyau (Timika); Lanud Dumatubun (Tual); Lanud Ignatius Dewanto (Saumlaki) |
Di Mana Pendidikan Bintara TNI AU?
Menurut Peng/3/VIII/2026, calon yang dinyatakan lulus dan terpilih akan langsung mengikuti pendidikan dasar keprajuritan di Skadik 402 Wingdik 400/Matukjur. Seleksi tingkat pusat sebelumnya direncanakan di Lanud Adi Soemarmo.
Lama pendidikan pertama tidak disebut di pengumuman ini, jadi artikel ini tidak menuliskan berapa bulan pendidikannya.
Apa yang Tidak Diatur di Pengumuman Ini?
- Jenis dan urutan tes seleksi tingkat daerah (pengumuman hanya menyebut "pemeriksaan/pengujian").
- Lama pendidikan pertama.
- Nilai rapor atau ijazah minimal.
- Kuota penerimaan.
- Persyaratan calon Bintara PK Wanita: halaman web menyebut "Pria dan Wanita", tetapi pengumuman ini hanya untuk Pria dan tabel lokasi wanita di halaman itu kosong.
- Jadwal gelombang berikutnya.
Apa yang Bisa Disiapkan untuk Gelombang Berikutnya?
Cek lebih awal hal yang sulit dikejar: tinggi badan minimal 163 cm, usia terhadap patokan pembukaan pendidikan, buta warna, riwayat operasi mata, tato dan tindik, serta kelengkapan ijazah, SKHUN (bila wajib), rapor asli, dan BPJS aktif. Lulusan D-3 perlu memastikan jurusannya ada di daftar dan sertifikat kompetensinya sudah dimiliki.
Pantau rekrutmen.tni-au.mil.id untuk gelombang berikutnya. Kalau ingin persiapan terarah, lihat program bimbel Bintara TNI AU Patriot Muda atau konsultasi gratis dengan konsultan Patriot Muda.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah pendaftaran Bintara TNI AU masih dibuka?+
Untuk Gel. III/A-59 TA 2026, pendaftaran online tertulis 10 Agustus sampai 13 September 2026, jadi sudah tutup per 11 Oktober 2026, walaupun halaman web masih menulis "TELAH DIBUKA". Gelombang berikutnya belum diumumkan.
Berapa batas usia Bintara TNI AU?+
Pada Gel. III/A-59 TA 2026, lulusan SMA/MA dan SMK paling rendah 17 tahun 9 bulan dan paling tinggi 24 tahun saat pembukaan pendidikan, sedangkan lulusan D-3 paling tinggi 25 tahun.
Berapa tinggi badan minimal Bintara TNI AU?+
Pada Gel. III/A-59 TA 2026, tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm bagi calon Bintara PK Pria, dengan berat badan seimbang/ideal.
Apakah lulusan SMK bisa daftar Bintara TNI AU?+
Bisa. Pada Gel. III/A-59 TA 2026, calon boleh berijazah SMA/MA/SMK semua jurusan dan kejuruan.
Di mana pendidikan Bintara TNI AU?+
Menurut Peng/3/VIII/2026, calon yang lulus dan terpilih langsung mengikuti pendidikan dasar keprajuritan di Skadik 402 Wingdik 400/Matukjur. Lama pendidikannya tidak disebut di pengumuman.
Apa pangkat lulusan Bintara TNI AU?+
Setelah lulus pendidikan pertama, calon diangkat menjadi Bintara PK TNI AU dengan pangkat sersan dua (Serda).
Apakah boleh operasi Lasik untuk daftar Bintara TNI AU?+
Pada Gel. III/A-59 TA 2026, bedah refraksi yang diperbolehkan adalah PRK, Lasik, dan Relex Smile, dengan syarat antara lain batas refraksi sebelum operasi 5 dioptri dan operasi minimal 3 bulan sebelum seleksi.
Apakah daftar Bintara TNI AU dipungut biaya?+
Tidak. Pengumuman menyebut selama seluruh rangkaian pemeriksaan/pengujian, calon Bintara PK TNI AU tidak dipungut biaya apa pun.
Sumber resmi
- Pengumuman Nomor Peng/3/VIII/2026 tentang Penyediaan Bintara PK Pria TNI Angkatan Udara Gel. III/A-59 TA 2026 · Peng/3/VIII/2026 · Kepala Disminpersau selaku Ketua Panpus, Markas Besar TNI Angkatan Udara · 10 Agustus 2026
Informasi resmi tetap mengacu ke situs panitia; ketentuan bisa berubah sewaktu-waktu. Artikel ini dicek ke dokumen di atas pada 11 Oktober 2026.